PKM Prodi KBM UGM & Prodi DKV UNP bersama LPK Papua Mandiri : Pelatihan Aplikasi Teknologi Augmented Reality (AR) di Instagram

PAPUA MANDIRI – Dalam rangka Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), Prodi Kajian Budaya & Media Universitas Gajah Mada (UGM) bersama Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Nusa Putra (UNP) menggelar pelatihan daring bagi staf dan peserta LPK Papua Mandiri.

Beragam pelatihan yang diberikan antara lain Desain Grafis, Bahasa Inggris dan Stakeholders Engagment. Materi pelatihan Grafis diberikan oleh Samuel Riri Hutomo, Dosen Prodi DKV UNP yang juga alumni  Prodi KBM UGM. Ia membagi materi mengenai aplikasi teknologi Augmented Reality (AR) pada platform media sosial Instagram. Menurutnya, aplikasi teknologi ini belum begitu ramai digunakan oleh Instagramers. Padahal, lanjutnya pemanfaatan AR pada instagram akan membuat objek terasa lebih hidup, atraktif dan interaktif. Dengan begini, promosi menggunakan AR pada platform Instagram akan sangat berpotensi menaikkan tingkat searchable akun kita.

Selain materi Desain Grafis, ada juga materi Bahasa Inggris yang dibawakan oleh Lina Herlina, dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Nusa Putra (UNP). Secara khusus ia membawakan materi General English yang menurutnya lebih mudah ditangkap dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam sesi ini, para peserta memutar rekaman percakapan yang telah disediakan sebelumnya untuk praktek mendengar. Selanjutnya, peserta kemudian diajak bercakap-cakap dengan peserta lainnya.

Materi terakhir yang diberikan adalah Stakeholders Engagment yang merupakan materi khusus bagi para staf LPK Papua Mandiri. Materi ini juga dibawakan oleh Lina Herlina. Di sesi ini, para staf diajak untuk menceritakan pengalaman keseharian mereka bekerja di kantor. Selanjutnya, mereka dipancing sederet pertanyaan yang diarahkan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan tim kerja sekaligus mengidentifikasi hambatan dan tantangan yang dihadapi dalam membangun sebuah engagment dengan klien maupun investor baru.

Para peserta yang sebagian besar berasal dari Batch 7 merasa sangat senang mengikuti program PKM tersebut.” Saya senang sekali karena mendapat materi desain grafis yang benar-benar baru. Apalagi nanti akan dapat sertifikat. Hitung-hitung tambah bobot CV saya nanti”, jelas Hermina Tabuni yang baru wisuda Juli lalu. Selain Hermina ada juga Antonius yang tidak mampu menyembunyikan rasa senang ketika mengikuti pelatihan ini.”Awalnya saya tidak tahu apa itu Augmented Reality (AR). Setelah mengikuti pelatihan ini baru saya sadar kalau aplikasi teknologi ini sangat bagus, mudah digunakan dan terlihat mengikuti trend kalau diaplikasikan di akun Instagram kita”, kata Antonius.

Kegiatan PKM ini diselenggarakan secara daring selama dua hari. Mulai dari hari Jumat, 29 Juli 2022 dan berakhir pada malam Sabtu, 30 Juli 2022. Keseluruhan peserta yang mengikuti Pelatihan ini berjumlah 15 orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *