Briefing Calon Peserta Professional Training Batch 9
Papua Mandiri – Selasa 2 Januari 2023 bertempat di ruang pertemuan LPK Papua Mandiri, berlangsung briefing Peserta Professional Training Batch 9. Briefing sering dilaksanakan satu minggu sebelum periode pelatihan dimulai. Tujuannya untuk mempersiapkan calon peserta dengan baik selama mengikuti pelatihan sekaligus menentukan jadwal pelatihan. Dalam kesempatan ini, Dolvianus Mau selaku Direktur Papua Mandiri menyambut langsung para peserta.
Ada 17 dari 25 calon peserta yang hadir pada briefing kali ini. “Ya, untuk tahun ini kami hanya menerima paling banyak 24 peserta saja di setiap Batch-nya. Hal ini karena ada perubahan dalam skema pelatihan yang kelasnya lebih komprehensif dan periodenya lebih panjang. Di samping itu, fokus utama kami adalah output dari pelatihan yang diikuti harus lebih berkualitas”, kata Mau di sela-sela sambutannya.
Skema Pelatihan yang dimaksud adalah adanya dua program Kelas yang dibuka, yakni Kelas Premium dan Kelas Reguler. Kelas Premium merupakan penawaran terbaik LPK Papua Mandiri di tahun 2023 di mana kelasnya merupakan Kelas Terintegrasi (Integrative Classes). Di kelas ini, peserta mendapatkan 7 Pelatihan Profesional seperti Administrasi Perkantoran, Desain Komunikasi Visual, Multimedia, Public Speaking, Kelas Menulis, Kewirausahaan dan Bahasa Inggris. Sedangkan di Kelas Reguler, calon peserta boleh bebas memilih hingga tiga pelatihan yang bisa diikuti. Kelebihan di Kelas Premium adalah adanya kesempatan magang (On The Job Training) di jaringan kerja LPK Papua Mandiri antara 3 – 6 bulan.
Di Batch 9, terdapat peningkatan jumlah dari peserta yang duduk di bangku SMP maupun SMA. Sebagian besar dari mereka mengambil Kelas Bahasa Inggris. Sementara untuk usia pekerja pun terjadi peningkatan. Namun demikian, hal ini tidak terjadi dengan komposisi laki-laki dan perempuan yang mendaftarkan diri pada Batch 9. Jumlah perempuan mengalami penurunan dari Batch sebelumnya. Di sisi lain, calon peserta dari Boven Digoel kembali menjadi yang terbanyak setelah beberapa Batch sebelumnya disalib oleh peserta dari wilayah Pegunungan Tengah.

