Tahun Ajaran Baru 2023/2024, Anak-anak Asmaro Mendapat Perlengkapan Sekolah
Papua Mandiri – Sebanyak 42 anak Asmaro mendapat bingkisan berupa perlengkapan sekolah untuk Tahun Ajaran 2023/2024. Ke 42 anak Asmaro ini merupakan dampingan Papua Mandiri sejak tahun 2020. 21 di antaranya sedang bersekolah di SD YPPK Santo Mikael, SD YPPK Santa Fatima dan SLB. Sementara 21 anak lainnya merupakan anak TK/PAUD Bintang Fajar.

“Ini merupakan tahun kedua wujud komitmen kami bersama para donatur untuk terus mendampingi anak-anak Asmaro hingga mereka menyelesaikan pendidikan tertinggi nanti”, jelas Dolvianus Mau selaku Sekretaris Yayasan Papua Mandiri Sentosa. Bingkisan ini terbagi dua, yaitu bingkisan untuk anak-anak di tingkat SD dan anak-anak di tingkat TK/PAUD. Anak-anak SD mendapatkan tas sekolah, satu set seragam merah putih (lengkap dengan topi dan dasi), seragam pramuka, sepatu dan kaos kaki. Sedangkan anak-anak TK/PAUD mendapatkan seragam batik, seragam olahraga, sepatu dan kaos kaki. Semua bingkisan ini disponsori oleh PJNS Belanda dan St.Remote School Papua.
Di sela-sela pembagian bingkisan, Veronika Kinong selaku Kepala Sekolah TK/PAUD Bintang Fajar mengajak para orang tua untuk lebih aktif mempersiapkan anak-anak mereka setiap hari ke sekolah.” Yayasan sudah datang bantu kita punya anak-anak jadi tolong orang tua juga harus lebih aktif mendampingi anak-anak supaya bisa tetap ke sekolah. Jangan malas tau karena pendidikan itu bekal untuk mereka punya masa depan”, tegas Veronika.
Selanjutnya, Habel sebagai Ketua Lingkungan Asmaro pun turut memberikan kesan dan pesan kepada komunitas Asmaro.” Saya mewakili komunitas Asmaro mengucapkan terima kasih kepada Papua Mandiri karena sudah mau mendampingi anak-anak kami selama kurang lebih 3 tahun ini. Orang tua juga jangan malas-malas kasih bangun anak-anak dan siapkan mereka untuk ke sekolah. Besok kalau dong berhasil, nanti dong bisa lihat kita di masa tua”, paparnya di hadapan para orang tua yang hadir pada saat itu.

Penyerahan bingkisan perlengkapan sekolah ini berlangsung di halaman pemukiman komunitas Asmaro yang sekitar tiga tahun lalu sering dipakai sebagai kegiatan kelompok belajar anak-anak. Acara ini diakhiri dengan makan dan foto bersama. (pamantosa/merauke)

