Sosialisasi LPK Papua Mandiri dan Pembukaan Pelatihan Singkat Administrasi Perkantoran di Lingkungan Pemerintahan Boven Digoel Distrik Mandobo

PAPUA MANDIRI – “Pelatihan ini penting supaya mendukung kinerja Distrik lebih baik”, demikian penggalan sambutan Kepala Distrik Mandobo, Agustina Mote,S.Sos. Seperti diketahui bersama bahwa faktor utama pendongkrak kinerja staf kantoran di Papua sangat berhubungan dengan tingkat pengetahuan dan keterampilan di bidang komputer. Oleh karena itulah Pemerintahan Distrik Mandobo bersama LPK Papua Mandiri berinisiatif menyelenggarakan Pelatihan Singkat Administrasi Perkantoran bagi pegawai di lingkungan kantor maupun juga masyrakat biasa yang ingin berpartisipasi.

Pelatihan Administrasi Perkantoran akan berlangsung selama tiga hari bertempat di aula Distrik Mandobo. Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Distrik Mandobo, Agustina Mote, S.Sos selaku inisiator. Dalam sambutannya, Ibu Tina panggilan akrabnya mengatakan bahwa pelatihan singkat ini sebagai wujud kepedulian Pemerintah DistrikĀ  Mandobo terhadap peningkatan SDM staf di lingkungan kantor. “Saya bersama pak Direktur ngobrol-ngobrol minggu lalu di Merauke terkait pelatihan komputer. Akhirnya minggu ini bisa terlaksana juga. Saya sangat berharap sekali bahwa pegawai saya dan masyarakat yang ikut bagian dari pelatihan tiga hari ini bisa memetik manfaat yang sebesar-besarnya,”tambahnya.

Pada sesi pembukaan ini juga, CEO Yayasan Papua Mandiri Sentosa mempresentasikan profil LPK Papua Mandiri. Selanjutnya diikuti oleh pemaparan singkat tentang Administrasi Perkantoran oleh Dolvianus Mau selaku Direktur LPK Papua Mandiri. Dalam pemaparan tersebut, Dolvianus membagi pengalamannya selama dua tahun bekerja sebagai seorang admin di salah satu dinas pemerintahan. Ia berkata,” persoalan utama yang sering dijumpai adalah masalah manejemen folder. Ketika file-file disimpan secara acak, maka sewaktu memanggil kembali file tertentu akan membutuhkan waktu lama. Bahkan, ketika susah untuk ditemukan akhirnya harus membuat yang baru lagi. Nah, ini yang biasanya membuat layanan pemerintahan menjadi sedikit lambat. Jadi, kita akan mulai dari manejemen folder terlebih dahulu selain belajar bagaimana cara membuat surat yang sesuai dengan format dan standar yang belaku”.

Selanjutnya dalam sesi tanya jawab, Konrada seorang guru dari kampung Maryam mengakui bahwa pelatihan komputer sangat penting.”Kami dituntut untuk tahu mengoperasikan komputer karena berhubungan dengan kegiatan administrasi sekolah. Padahal, masih banyak guru-guru di kampung yang belum tahu menggunakan komputer. Jadi, kalau boleh LPK Papua Mandiri bekerjasama dengan pihak Dinas Pendidikan untuk menyelenggarakan pelatihan komputer bagi kami guru-guru yang mengajar di kampung-kampung”. Ada pula Ibu Ivone Rumbrapuk yang mewakili Tim PKK Kabupaten. Ia sangat senang menyambut pelatihan yang diberikan oleh LPK Papua Mandiri sebab ia ingin memperbaiki manajemen di dalam tubuh organisasi di mana ia terlibat di dalamnya.”Bagaimana supaya organisasi kami tertata rapi dengan manejemen yang bagus? supaya nanti kalau kami sudah tidak di PKK lagi, orang baru yang masuk menggantikan kami tinggal melanjutkan apa yang sudah kami bangun”, tanya wanita yang berprofesi sebagai dokter ini. Pertanyaan ini kemudian dijawab secara singkat oleh Direktur LPK Papua Mandiri.”Hal pertama yang harus dilakukan adalah pembenahan di administrasinya terlebih dahulu. Setelah administrasi telah dibenahi, barulah kita akan membangun sistem manajemen berbasis digital sebagai solusinya,”jawabnya sembari mengakhiri sesi tanya jawab.

Jumlah peserta yang akan ikut pelatihan sebanyak 10 orang. Sebagian besar dari staf Distrik Mandobo. Ada juga Konrada guru dari kampung Maryam dan dua orang dari kalangan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *