HUT Papua Mandiri Ke 3, Papua Mandiri Center (PMC) Diresmikan

Papua Mandiri  – Setelah menunggu satu tahun lamanya, akhirnya Gedung Papua Mandiri Center (PMC) diresmikan. Peresmian dilangsungkan bertepatan dengan perayaan ulang tahun Yayasan Papua Mandiri Sentosa yang ke tiga. Dengan mengambil tema “Anak Papua Siap Kerja”, perayaan syukuran dan peresmian gedung PMC tahun ini menjadi monumental sebagai wujud deklarasi dan sikap optimis akan masa depan Papua yang lebih baik.

Bertempat di Gedung PMC yang berlokasi di Jalan Kali Tamu, Blorep Kelurahan Kamundu, peresmian Gedung PMC  diawali dengan ibadat singkat yang dipimpin oleh Pastor Cayetanus Tarong. Dalam khotbahnya, ia menekankan pentingnya visi yang jelas tentang ke mana dan bagaimana kita membawa generasi Papua ke masa depan. “Tanpa visi kita tidak punya arah. Tanpa punya arah, kita akan kehilangan jalan dan memboroskan banyak sumber daya”, katanya. “Papua Mandiri memiliki visi #PapuaMandiri2050 artinya, 27 tahun lagi kita akan melihat satu generasi baru Papua yang berbeda dari hari ini. Generasi Papua yang siap (kerja) dalam segala bidang. Untuk itu, diperlukan misi untuk dalam bentuk program yang terarah, terukur serta berkelanjutan agar bisa mencapai visi tersebut”, jelasnya sebelum menutupi khotbahnya.

Setelah ibadat singkat, prosesi selanjutnya adalah peresmian gedung PMC yang ditandai dengan pengguntingan pita. Prosesi pemberkatan  tetap dipimpin oleh Pastor Cayetanus Tarong, MSC. Sementara pengguntingan pita dilakukan secara serempak oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Papua Selatan yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan, Agus Kurniawa dan  Vinsensius selaku Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan yang mewakili Pemerintah Kabupaten Merauke. Selain itu ada Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Merauke yang juga merupakan Bunda Paud Kabupaten, Imelda Mbaraka dan CEO Yayasan Papua Mandiri Sentosa Edoardo Mote. Setelah prosesi pengguntingan dan pemberkatan, prosesi selanjutnya adalah pelepasan  balon-balon ke udara oleh anak-anak Asmaro dan TK/PAUD Bintang Fajar.”Balon-balon ini adalah simbol Cinta dan Harapan dari kita semua yang hadir di tempat ini untuk dibagikan kepada orang lain”, kata Bunda Mayora yang memimpin prosesi pelepasan balon.

Dalam sambutan pertamanya, Agus Kurniawan mengkonfirmasi pentingnya lembaga seperti Papua Mandiri yang serius bekerja untuk mempersiapkan anak Papua sejak usia dini.”Apa yang dilakukan Papua Mandiri dengan visinya #PapuaMandiri2050 sudah sangat baik, sebab mereka mempersiapkan anak Papua sejak usia PAUD”, katanya mengawali sambutan. “Dengan adanya LPK Papua Mandiri juga, anak-anak Papua dipersiapkan lebih baik sebelum masuk dunia kerja”, tambahnya. “Saran saya agar LPK Papua Mandiri bisa menjadi Lembaga Sertifikasi Profesional (LSP) khususnya di bidang konstruksi sebab beelum banyak yang menyediakan wadah seperti itu. Apalagi saat ini kita sudah provinsi jadi kebutuhan untuk sertifikasi sangatlah penting”, katanya mengakhiri sambutannya.

Sambutan kedua dibawakan oleh Vinsensius selaku Staf Ahli Bupati Kabupaten Merauke. Vinsensius menekankan pentingnya memprioritaskan anak Papua agar mereka bisa dipersiapkan lebih baik.” Uang sebanyak apapun juga tidak akan cukup jika kita tidak bisa menggunakannya dengan baik bagi pembangunan sumber daya manusia Papua. Sudah bertahun-tahun dan hanya sedikit perubahan. Jadi, saya pikir kehadiran Yayasan Papua Mandiri Sentosa sangat penting bermitra dengan pemerintah bagi kemajuan sumber daya manusiia Papua’, tegasnya.

Sambutan berikutnya dibawakan oleh Ketua Tim Penggerak PKK, Imelda Mbaraka. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kerja Papua Mandiri yang memberi wadah bagi anak-anak asli Papua dari komunitas Asmaro dan juga dari sekitar wilayah Blorep, Cigombong serta Kelapa Lima agar bisa masuk ke PAUD/TK. Ia juga meminta Staf perwakilan Pemerintah Provinsi yang hadir pada saat itu untuk membantu Papua Mandiri agar bisa meng-upgrade lembaganya menjadi LSP untuk bisa memenuhi kebutuhan kompetensi kerja di masa-masa yang akan datang.” saya minta ya pak agar Papua Mandiri dibantu”, pintanya.

Sambutan terakhir ditutup oleh Edoardo Mote selaku CEO Yayasan Papua Mandiri Sentosa. Ia mengatakan bahwa Papua Mandiri adalah milik semua orang di atas tanah Papua yang mau bekerja dengan segenap hatii bagi kemajuan masyarakat Papua.”Kami hanya memfasilitasi berdirinya Papua Mandiri. Akan tetapi, ini adalah milik kita semua. Oleh karena itu, saya berharap ada sinergitas antara pemerintah, swasta, BUMN, LSM dan masyarakat untuk sama-sama kita menggunakan Papua Mandiri bagi kesejahteraan Tanah dan masyarakat Papua”,sambungnya.

Acara syukuran HUT dan Peresmian gedung PMC ditutup dengan makan bersama dan menari bersama tamu undangan. Beberapa undangan pun tampak antusias mengabadikan momen dengan berfoto di spot foto yang telah disediakan panitia.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *