Cerita Singkat dari Batch 6
PAPUA MANDIRI – Periode Pelatihan untuk Batch 6 baru saja usai. Ada 46 peserta yang terdaftar dan mengikuti pelatihan di periode ini. Angka ini menjadikan Batch 6 sebagai periode dengan jumlah peserta terbanyak sepanjang LPK Papua Mandiri dibuka sejak tahun 2021 lalu. 15 peserta di antaranya merupakan perempuan. Dengan demikian, terjadi peningkatan partisipasi peserta perempuan yang pada periode sebelumnya tidak lebih dari 10 orang. Selain itu, jumlah peserta dari kalangan profesi juga meningkat. Ada yang bekerja sebagai guru, karyawan toko maupun pegawai kantoran. Bahkan ada pula yang merupakan seorang Ketua Partai.
Seperti biasa, setiap periode LPK Papua Mandiri membuka 6 kelas yakni MS. Office, Desain Komunikasi Visual, Multimedia, Desain Web, Auto CAD dan Bahasa Inggris. Di antara ke-enam kelas tersebut, MS. Office masih menjadi kelas dengan jumlah peserta terbanyak yakni 30 orang. Mereka kemudian dibagi ke dalam tiga kelas ; kelas A, kelas B dan kelas C. Sedangkan kelas Auto CAD masih tetap menjadi kelas dengan jumlah peserta paling sedikit. Hal ini memang disengaja agar kualitas penerimaan materi lebih baik.
Dari ke-enam kelas tersebut, jumlah lulusan dengan persentase tertinggi masih dipegang oleh MS. Office. Disusul oleh kelas Multimedia dan Auto CAD yang ketiganya berhasil meluluskan 100% pesertanya. Sementara jumlah lulusan dengan persentase terendah justru datang dari kelas Desain Grafis yang selama berturut-turut dari tahun kemarin menjadi salah satu kelas terfavorit.
Selanjutnya, jika dilihat dari nilai rata-rata kelas, Auto CAD menjadi juaranya disusul oleh kelas Bahasa Inggris. Nilai terendah rata-rata kelas malah dipegang oleh Multimedia yang sejak LPK Papua Mandiri dibuka menjadi kelas terfavorit di antara semua kelas.
Setidaknya ada beberapa alasan mengapa terjadi perubahan perengkingan kelas berdasarkan beberapa indikator yang telah disebutkan di atas. Pertama, kelas MS. Office membludak jumlah pesertanya karena merupakan soft skill yang paling dipakai di dunia kerja dan kampus. Kedua, terjadi peningkatan jumlah peserta bahasa Inggris karena kebutuhan terhadap kemampuan bahasa Inggris di masa depan yang berhubungan dengan beasiswa maupun dunia kerja yang makin kompetitif. Ketiga, menurunnya tingkat kelulusan di kelas Desain Grafis lebih disebabkan karena beberapa pesertanya mengalami masalah perubahan jadwal kampus di tengah periode pelatihan. Keempat, meskipun nilai rata-rata kelas Multimedia paling rendah di antara semua kelas, namun pesertanya berhasil lulus 100%. Hal ini bisa dijelaskan karena adanya penambahan indikator penilaian yang lebih detail pada materi pembelajaran. Di antaranya terkait dengan teknik pengambilan gambar menggunakan kamera profesional maupun kamera HP dengan berbagai tema seperti sinematik maupun promotif hingga pengeditan video yang mesti mengandung nilai estetika tinggi. Dengan adanya penambahan materi pembelajaran seperti ini, para peserta memang sengaja dipersiapkan untuk menjadi seorang profesional handal sehingga pada akhirnya mendorong mereka untuk terus mengikuti pelatihan hingga selesai. Kelima, Auto CAD dan Bahasa Inggris menjadi kelas dengan nilai rata-rata kelas tertinggi karena metode pembelajarannya yang lebih terfokus kepada beberapa peserta saja. Pengkondisian kelas seperti ini selanjutnya akan membuat materi pembelajaran lebih mudah diserap serta kesempatan untuk saling tanya-jawab antara Instruktur dan Peserta lebih intensif dan berkualitas.
Direncanakan penyerahan sertifikat akan dilakukan bertepatan dengan kegiatan Papuapreneur Talkshow Episode 2 pada 16 Juli mendatang. Sedangkan untuk periode Pelatihan Batch 7 akan direncakan akan dimulai pada tanggal 18 Juli 2022.

